Minggu, 13 Juni 2021

 SERI BELAJAR INKLUSIF

Melalui tahap Bimtek ini Anda akan diajak untuk mencapai tujuan berikut:

1. Mendapat pemahaman tentang latar belakang, tujuan umum, penyesuaian kebijakan, pengantar program, dan struktur program Guru Belajar Seri Pendidikan Inklusif

2. Mendapat pemahaman tentang Konsep Keberagaman Peserta Didik, Jenis Hambatan Peserta Didik Berkebutuhan Khusus dan Kebutuhan Pembelajaran Peserta Didik Berkebutuhan Khusus

3. Mendapat pemahaman tentang hakikat pendidikan inklusif, Sekolah Ramah Anak (SRA), dan Mekanisme Layanan Peserta Didik Berkebutuhan Khusus

4. Mendapat pemahaman tentang identifikasi, asesmen, dan program pembelajaran individual (PPI)



QUIZ  AWAL

1. 1. Question

Keterbatasan atau kurangnya kemampuan (yang dihasilkan dari impairment) untuk menampilkan aktivitas sesuai dengan aturannya atau masih dalam batas normal, biasanya digunakan dalam level individu. Pernyataan ini lebih menggambarkan makna dari …

o Impairment

o Disability

o Under Achievment

o Handicapped

o Under Actuality

2. 2. Question

PDBK yang tidak mampu beradaptasi di kelas regular karena kemampuan intelektualnya, dapat digunakan program….

o Program Pembelajaran Individual (PPI)

o pembelajaran berkelompok

o pembelajaran fleksibel

o pembelajaran home schooling

o pembelajaran remedial

3. 3. Question

Pendidikan yang tidak sekedar memindahkan atau menempatkan penyandang disabilitas di sekolah regular, tetapi anak berkebutuhan khusus harus diterima di sekolah tanpa syarat dan program sekolah harus menyesuaikan kebutuhan anak merupakan pengertian dari pendidikan…

o Reguler

o Khusus

o Inklusif

o Segregasi

o Integrasi

4. 4. Question

Dalam pembelajaran di kelas, guru melibatkan anak berkebutuhan khusus untuk terlibat secara aktif dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan kemampuan dan minat anak berkebutuhan khusus. Sifat kegiatan ini adalah lebih tepat menggambarkan konsep …

o to Learn

o to Work

o to Play

o to Love

o to live

5. 5. Question

Modifikasi kurikulum yang mengacu langsung pada standar kompetensi lulusan (SKL), kompetensi inti (KI), kompetensi dasar (KD) dan indikator adalah….

o tujuan

o evaluasi

o media pembelajaran

o materi

o proses

6. 6. Question

Salah satu tujuan dilakukannya identifikasi di kelas adalah sebagai proses penjaringan/skrining. Yang dimaksud penjaringan dalam konteks ini adalah…

o mengkomunikasikan kebutuhan khusus anak kepada orangtua

o menentukan apakah program pembelajaran yang diberikan sudah tepat.

o menandai anak-anak mana yang menunjukkan gejala-gajala tertentu.

o mengembalikan anak ke kelas untuk mendapatkan layanan pendidikan khusus.

o mengkonsultasikan anak kepada tenaga ahli yang profesional.

7. 7. Question

 Penataan ruang kelas harus memungkinkan anak untuk bergerak, berinteraksi, berdiskusi, dapat mengakses alat bahan secara mandiri sesuai dengan kebutuhannya. Hal tersebut merupakan prinsip penataan ruang inklusif, yaitu…

o prinsip berpusat pada anak (Child Centered)

o prinsip learning centers (pembagian Zona)

o prinsip daya guna

o prinsip menarik dan menantang

o prinsip estetis

8. 8. Question

Kegiatan mengenal atau menandai sesuatu yang masih bersifat gambaran umum/kasar, disebut kegiatan….

o identifikasi

o klasifikasi

o asesmen

o monitoring

o diagnose

9. 9. Question

Kegiatan yang dilakukan setelah mengidentifikasi peserta didik sebagai dasar untuk membuat program  disebut kegiatan….

o diagnosa

o klasifikasi

o asesmen

o monitoring

o identifikasi

10. 10. Question

Manakah pernyataan di bawah ini yang paling tepat untuk menggambarkan makna keberagaman peserta didik?

o Kondisi nyata yang ada di sekolah inklusif yang menerima perbedaan peserta didik baik secara fisik, mental akademik, sosial budaya dan sekolah berupaya mengakomodasi perbedaan tersebut dalam proses pembelajaran.

o Kondisi yang tidak diharapkan di sekolah inklusif yang menerima perbedaan peserta didik baik secara fisik, mental akademik, sosial budaya dan sekolah berupaya mengakomodasi perbedaan tersebut dalam proses pembelajaran.

o Kondisi yang diharapkan di sekolah inklusif yang mengharuskan adanya persamaan peserta didik baik secara fisik, mental akademik, sosial budaya dan sekolah berupaya mengakomodasi perbedaan tersebut dalam proses pembelajaran.

o Kondisi nyata yang ada di sekolah inklusif yang menerima perbedaan peserta didik baik secara fisik, mental akademik, sosial budaya dan sekolah tidak harus berupaya mengakomodasi perbedaan tersebut dalam proses pembelajaran.

o Kondisi nyata yang ada di sekolah inklusif tidak menerima perbedaan peserta didik baik secara fisik, mental akademik, sosial budaya dan sekolah berupaya mengakomodasi perbedaan tersebut dalam proses pembelajaran.

11. 11. Question

Penggantian kurikulum karena tidak mungkin dilakukan oleh siswa berkebutuhan pendidikan khusus, pengembangan kurikulum model adaptasi seperti ini adalah….

o modifikasi

o eskalasi

o omisi

o substitusi

o duplikasi

12. 12. Question

Manakah pernyataan di bawah ini yang paling tepat untuk menggambarkan makna identifikasi?

o Guru mengetahui karakter peserta didik berkebutuhan khusus.

o Guru mulai merasakan ada yang berbeda dari salah satu peserta didik yang ada di sekolah atau di kelasnya.

o Guru membuat program bagi peserta didik berkebutuhan khusus.

o Guru memberikan perlakuan berbeda terhadap peserta didik yang mengalami perbedaan dengan peserta didik lainnya.

o Guru mengetahui kelemahan dan kemampuan peserta didik berkebutuhan khusus.

13. 13. Question

Orangtua Fina memiliki latar belakang pendidikan terbatas sehingga ketika diskusi dengan guru banyak hal-hal yang membingungkan mereka. Kondisi tersebut merupakan salah satu hambatan keterlibatan orangtua dalam penyusunan PPI, yaitu …

o masalah komunikasi dan memahami istilah-istilah pendidikan

o perkembangan bahasa

o keterbatasan logistik

o kurangnya pemahaman terhadap budaya orangtua

o keterbatasan latar belakang pendidikan

14. 14. Question

Di bawah ini informasi berharga yang didapat dengan adanya keterlibatan orangtua dalam penyusunan PPI, yaitu … 

o dukungan dan hambatan peserta didik

o riwayat tumbuh kembang

o lingkungan rumah dan keluarga dimana peserta didik tinggal

o preferensi, kekuatan dan pendekatan yang tepat bagi peserta didik

o hambatan, ketidakmampuan dan masalah pada peserta didik

15. 15. Question

Kemampuan  pengetahuan tentang berbagai jenis dan tingkat kelainan anak, diantaranya adalah kelainan fisik, mental, intelektual, sosial dan emosi. Diperlukan oleh guru untuk ….

o mengasesmen peserta didik

o mendiagnosa peserta didik

o memberikan label terhadap peserta didik

o menganalisis peserta didik

o mengidentifikasi peserta didik

16. 16. Question

Manakah pernyataan di bawah ini yang paling tepat untuk menggambarkan makna identifikasi?

o Guru memberikan perlakuan berbeda terhadap peserta didik yang mengalami perbedaan dengan peserta didik lainnya.

o Guru membuat program bagi peserta didik berkebutuhan khusus.

o Guru mulai merasakan ada yang berbeda dari salah satu peserta didik yang ada di sekolah atau di kelasnya.

o Guru mengetahui kelemahan dan kemampuan peserta didik berkebutuhan khusus.

o Guru mengetahui karakter peserta didik berkebutuhan khusus.

17. 17. Question

Peserta didik yang menunjukkan perilaku unik dan asyik dengan dirinya sendiri, tidak memiliki minat untuk bekerjasama dengan teman-temannya, enggan berkomunikasi untuk berinteraksi dengan lingkungannya. Karakteristik tersebut lebih tepat menggambarkan ciri perilaku PDBK, dengan jenis hambatan …

o Tunagrahita

o Tunadaksa

o Spektrum Autisme

o Tunarungu

o Tunanetra

18. 18. Question

Pelaksanaan proses belajar mengajar di kelas secara umum sama dengan  kegiatan proses belajar mengajar pada kelas reguler. Selain terdapat peserta didik reguler terdapat pula Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK). Di samping menerapkan prinsip-prinsip umum dalam mengelola proses belajar mengajar, guru harus memperhatikan prinsip-prinsip khusus yang sesuai dengan kebutuhan PDBK. Pernyataan tersebut merupakan definisi penempatan peserta didik berkebutuhan khusus di…

o kelas khusus penuh

o kelas khusus dengan berbagai pengintegrasian

o kelas reguler (inklusi penuh)

o kelas reguler dengan cluster

o kelas reguler dengan cluster dan pull out

19. 19. Question

Salah satu tujuan  planning matrix adalah …

o mengetahui perbedaan karakteristik peserta didik

o memetakan kondisi aktual PDBK

o menemukenali dan menandai peserta didik.

o membuat program bagi peserta didik berkebutuhan khusus

o mencari perbedaan-perbedaan yang signifikan di antara peserta didik berkebutuhan khusus.

20. 20. Question

Alat identifikasi diperlukan untuk menentukan aspek apa saja yang menjadi fokus perhatian ketika melakukan proses identikasi. Di antara aspek yang penting untuk digali saat identifikasi anak yang memerlukan layanan pendidikan khusus adalah:

o riwayat kesehatan anak; informasi atau data orangtua/wali anak; dan informasi profil hambatan anak.

o riwayat perkembangan anak; informasi atau data orangtua/wali anak; dan informasi profil hambatan anak.

o riwayat perkembangan anak; informasi atau data orangtua/wali anak; dan informasi profil kesehatan anak.

o riwayat perkembangan anak; informasi atau data kesehatan orangtua/wali anak; dan informasi profil hambatan anak.

o Riwayat kesehatan anak: informasi atau data orangtua/wali anak; dan informasi kemampuan anak.

21. 21. Question

Alat identifikasi diperlukan untuk menentukan aspek apa saja yang menjadi fokus perhatian ketika melakukan proses identifikasi. Di antara aspek yang penting untuk digali saat identifikasi anak yang memerlukan layanan pendidikan khusus adalah….

o riwayat perkembangan anak; informasi atau data orangtua/wali anak; dan informasi profil hambatan anak.

o riwayat kesehatan anak; informasi atau data orangtua/wali anak; dan informasi profil hambatan anak.

o riwayat kesehatan anak: informasi atau data orangtua/wali anak; dan informasi kemampuan anak.

o riwayat perkembangan anak; informasi atau data orangtua/wali anak; dan informasi profil kesehatan anak.

o riwayat perkembangan anak; informasi atau data kesehatan orangtua/wali anak; dan informasi profil hambatan anak.

22. 22. Question

Proses menemukenali peserta didik sebelum yang bersangkutan mengikuti pembelajaran. Merupakan pengertian dari…

o klasifikasi

o asesmen

o screening

o identifikasi

o referral

23. 23. Question

Guru di sekolah inklusif yang memiliki peserta didik berkebutuhan dengan hambatan pendengaran, harus memberikan layanan kebutuhan pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan dasar, berupa …

o kemampuan Activity Dailly Living

o kemampuan berperilaku adaptif

o kestabilan emosi

o kemampuan berbahasa dan berkomunikasi

o kemampuan mobilitas

24. 24. Question

Sebuah desain harus dapat mengakomodir beragam pilihan kenyamanan dan kebutuhan dalam penggunaannya. Hal tersebut merupakan prinsip desain universal pengembangan aksesibilitas sarana dan prasarana dalam layanan Pendidikan inklusif yang ramah anak, yaitu…

o prinsip informasi penggunaan yang jelas

o prinsip mudah digunakan

o prinsip fleksibel dalam penggunaannya

o prinsip toleransi untuk kesalahan

o prinsip dapat digunakan oleh semua orang

25. 25. Question

Kemampuan  pengetahuan tentang berbagai jenis dan tingkat kelainan anak, diantaranya adalah kelainan fisik, mental, intelektual, sosial dan emosi. Diperlukan oleh guru untuk….

o Mengasesmen peserta didik

o Mendiagnosa peserta didik

o Memberikan label terhadap peserta didik

o Menganalisa peserta didik

o Mengidentifikasi peserta didik


MATERI 2

Setiap hari tentu Anda bertemu dengan banyak peserta didik. Tetapi tahukah Anda bahwa peserta didik yang setiap hari kita temui sangat beragam dalam beberapa aspek. Apakah yang dimaksud dengan keberagaman peserta didik? Bagaimana karakteristik peserta didik berkebutuhan khusus, dan apa saja kebutuhan pembelajaran bagi peserta didik berkebutuhan khusus? Mari bersama-sama menjawab seluruh pertanyaan tersebut dengan mempelajari materi Keberagaman Peserta Didik. Sebelum mempelajari materi Keberagaman Peserta Didik, mari kita saksikan video berikut ini:

Setelah anda menyaksikan video mengenai peserta didik yang beragam di kelas. Tentu terbersit di pikiran Anda bahwa selama ini peserta didik adalah kumpulan individu yang heterogen. Pastinya, karakteristik dan kebutuhan pembelajaran mereka  berbeda satu sama lain. Bahkan ada peserta didik yang memiliki karakteristik dan kebutuhan pembelajaran yang secara signifikan berbeda dengan peserta didik pada umumnya. Untuk memahami hal tersebut, materi Keberagaman Peserta Didik dapat dipelajari dengan seksama. 

Kegiatan pada topik Keberagaman  Peserta Didik terbagi atas beberapa materi meliputi: Konsep Keberagaman Peserta Didik, Karaktersitik Peserta Didik Berkebutuhan Khusus, dan Kebutuhan Pembelajaran Peserta Didik Berkebutuhan Khusus. Anda diminta melakukan serangkaian kegiatan yang akan membantu Anda dalam memahami seluruh materi tersebut. Kegiatan pada topik ini penting  karena akan menjadi dasar bagi Anda dalam memahami konsep dan implementasi pendidikan inklusif.

Untuk lebih memahami materi yang akan Anda pelajari pada topik ini, Anda diharapkan dapat mempelajari setiap tahapan dengan seksama. Sehingga, dalam kegiatan tersebut terjadi transfer pengetahuan yang akan memperkaya pemahaman Anda terkait dengan konsep keberagaman peserta didik, karakteristik peserta didik berkebutuhan khusus, dan kebutuhan pembelajaran peserta didik berkebutuhan khusus

Alur kegiatan setiap topik digambarkan melalui diagram berikut:

 

Aktivitas 2. Pengertian Keberagaman Peserta Didik

Tahap 1 – Bimtek (Angkatan 5)  Pembelajaran Hari Pertama  Aktivitas 2. Pengertian Keberagaman Peserta Didik

IN PROGRESS

Peserta didik di sekolah secara naluriah adalah kumpulan individu yang beragam. Mereka beragama dalam berbagai aspek mulai dari aspek fisik, aspek sosial-ekonomi, aspek latar belakang budaya dan lain sebagainya. Sebagai seorang guru yang hendak melakukan pengajaran di sekolah inklusif maka perlu untuk memahami makna dari keberagaman peserta didik. 

 

Setelah kita memiliki pemahaman akan makna keberagaman peserta didik, maka langkah selanjutnya adalah mengetahui indikator kualitas hidup mereka untuk dapat kita kembangkan semaksimal mungkin.

 


1.

1. Faktanya, peserta didik memiliki keragaman, baik secara fisik, psikologis, sosial dan budaya. Berdasarkan pengalaman Anda, lakukan identifikasi  keberagaman peserta didik di kelas Anda! Tuliskan minimal 150 kata

 

Klik tombol selanjutnya di kanan bawah, untuk mengirim jawaban dan menuju pertanyaan berikutnya

o  

This response will be awarded full points automatically, but it can be reviewed and adjusted after submission.

2. Grading can be reviewed and adjusted.

3. 2. Terhadap keberagaman peserta didik di kelas. Bagaimana sikap yang harus guru kembangkan dan apa yang harus guru lakukan untuk menjamin terwujudnya hak-hak Pendidikan bagi setiap peserta didik Tuliskan minimal 150 kata

Klik tombol Selesai Kuis di kanan bawah, untuk mengirim jawaban dan menyelesaikan quiz

o  

This response will be awarded full points automatically, but it can be reviewed and adjusted after submission.

Aktivitas 3. Karakteristik Peserta Didik Berkebutuhan Khusus

Tahap 1 – Bimtek (Angkatan 5)  Pembelajaran Hari Kedua  Aktivitas 3. Karakteristik Peserta Didik Berkebutuhan Khusus

IN PROGRESS

 

Keberagaman peserta didik secara umum terbagi atas tiga klasifikasi besar yaitu: (1) peserta didik reguler; (2) peserta didik berkebutuhan khusus; dan (3) peserta didik berkebutuhan layanan khusus. Peserta didik reguler adalah peserta didik yang tidak memiliki hambatan tertentu, misalnya hambatan fisik, mental kognitif, sensorik dan hambatan lainnya yang menyebabkan mereka mengalami kendala dalam mengikuti pembelajaran secara klasikal.

 

Peserta didik berkebutuhan khusus adalah peserta didik yang memiliki hambatan tertentu, seperti hambatan penglihatan, hambatan pendengaran, hambatan intelektual, hambatan fisik, hambatan dengan autistik, dan hambatan lainnya seperti anak hiperaktif, lamban belajar, rendah konsentrasi dan gangguan perilaku tertentu.

 

Peserta didik berkebutuhan layanan khusus adalah peserta didik yang mengalami hambatan secara eksternal, seperti anak korban bencana alam, anak korban HIV, anak korban kekerasan rumah tangga dan lingkungan. Adapun peserta didik berkebutuhan khusus memiliki karakteristik spesifik yang perlu kita pahami. 

Untuk lebih memahami tentang Karakteristik Peserta Didik Berkebutuhan Khusus, Silakan unduh dan pelajari materi berikut, klik tombol di bawah ini

Apakah anda pernah mengajar atau bertemu dengan peserta didik berkebutuhan khusus di kelas atau sekolah anda? Apabila ya, karakteristik apa yang anda temukan dari peserta didik tersebut? Apabila tidak, karakteristik peserta didik berkebutuhan khusus seperti apa yang menurut anda sulit untuk diobservasi?

Tuliskan minimal 150 kata

Aktivitas 4. Kebutuhan Pembelajaran Peserta Didik Berkebutuhan Khusus

Tahap 1 – Bimtek (Angkatan 5)  Pembelajaran Hari Ketiga  Aktivitas 4. Kebutuhan Pembelajaran Peserta Didik Berkebutuhan Khusus

IN PROGRESS

 

Setelah memahami karakteristik masing-masing peserta didik berkebutuhan khusus,  sebagai guru sekolah inklusif maka kita perlu untuk memahami juga kebutuhan pembelajaran dari masing-masing peserta didik berkebutuhan khusus. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk menghargai keberagaman peserta didik di kelas dan mengembangkan kualitas hidup seluruh peserta didik.

 

Lebih lanjut sesuai dengan amanat Permendiknas Nomor 70 tahun 2009 mengenai pendidikan inklusif dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 mengenai Penyandang Disabilitas maka perlu sebagai guru untuk merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran masing-masing peserta didik berkebutuhan khusus.

Bayangkan di kelas anda terdapat peserta didik yang mengalami hambatan penglihatan, hambatan pendengaran, dan hambatan intelektual. Penyesuaian apa saja yang anda lakukan ketika anda menjelaskan materi yang biasa anda sampaikan untuk memastikan kebutuhan pembelajaran seluruh peserta didik di kelas dapat terpenuhi? Tuliskan minimal 150 kata

Klik tombol di kanan bawah, untuk mengirim jawaban

 

This response will be awarded full points automatically, but it can be reviewed and adjusted after submission.

Aktivitas 5. Penilaian Keberagaman Peserta Didik

Tahap 1 – Bimtek (Angkatan 5)  Pembelajaran Hari Ketiga  Aktivitas 5. Penilaian Keberagaman Peserta Didik

Setelah Anda mempelajari materi keberagaman peserta didik, untuk mengetahui pemahaman Anda jawablah pertanyaan berikut:

Petunjuk:

Jawablah pertanyaan berikut dengan memilih jawaban yang paling tepat!

Klik tombol di kanan bawah untuk menuju pertanyaan berikutnya, dan

pada pertanyaan terkahir klik tombol di kanan bawah untuk mengirim jawaban

Results

5 of 5 questions answered correctly

Your time: 00:01:10

You have reached 5 of 5 point(s), (100%)

Click Here to Continue

1. 1. Question

Dalam pembelajaran di kelas, guru melibatkan anak berkebutuhan khusus untuk terlibat secara aktif dalam berbagai kegiatan eksrakurikuler yang sesuai dengan kemampuan dan minat anak berkebutuhan khusus. Sifat kegiatan ini adalah lebih tepat menggambarkan konsep …

o To Learn

o To Work

o To Play

o To Love

o To Live

Correct

2. 2. Question

Keterbatasan atau kurangnya kemampuan (yang dihasilkan dari impairment) untuk menampilkan aktivitas sesuai dengan aturannya atau masih dalam batas normal, biasanya digunakan dalam level individu. Pernyataan ini lebih menggambarkan makna dari …

o Impairment

o Disability

o Handicapped

o Under Actuality

o Under Achievment

Correct

3. 3. Question

Guru di sekolah inklusif yang memiliki peserta didik berkebutuhan dengan hambatan pendengaran, harus memberikan layanan kebutuhan pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan dasar, berupa …

o Kemampuan Activity Dailly Living

o Kemampuan berbahasa dan berkomunikasi

o Kemampuan Berperilaku

o Kemampuan mobilitas

o Adaptif Kestabilan emosi

Correct

4. 4. Question

Peserta didik yang menunjukkan perilaku unik dan asyik dengan dirinya sendiri, tidak memilki minat untuk bekerjasama dengan teman-temannya, enggan berkomunikasi untuk berinteraksi dengan lingkungannya. Karakteristik terseut lebih tepat menggambarkan ciri perilaku PDBK, dengan jenis hambatan …

o Tunanetra

o Tunarungu

o Tunagrahita

o Tunadaksa

o Spektrum Autis

Correct

5. 5. Question

Manakah pernyataan di bawah ini yang paling tepat untuk menggambarkan makna keberagaman peserta didk?

o Kondisi nyata yang ada di sekolah inklusif yang menerima perbedaan peserta didik baik secara fisik, mental akademik, sosial budaya dan sekolah berupaya mengakomodasi perbedaan tersebut dalam proses pembelajaran.

o Kondisi nyata yang ada di sekolah inklusif tidak menerima perbedaan peserta didik baik secara fisik, mental akademik, sosial budaya dan sekolah berupaya mengakomodasi perbedaan tersebut dalam proses pembelajaran.

o Kondisi yang tidak diharapkan di sekolah inklusif yang menerima perbedaan peserta didik baik secara fisik, mental akademik, sosial budaya dan sekolah berupaya mengakomodasi perbedaan tersebut dalam proses pembelajaran.

o Kondisi nyata yang ada di sekolah inklusif yang menerima perbedaan peserta didik baik secara fisik, mental akademik, sosial budaya dan sekolah tidak harus berupaya mengakomodasi perbedaan tersebut dalam proses pembelajaran.

o Kondisi yang diharapkan di sekolah inklusif yang mengharuskan adanya persamaan peserta didik baik secara fisik, mental akademik, sosial budaya dan sekolah berupaya mengakomodasi perbedaan tersebut dalam proses pembelajaran.

Correct

Aktivitas 6. Refleksi Keberagaman Peserta Didik

Tahap 1 – Bimtek (Angkatan 5)  Pembelajaran Hari Ketiga  Aktivitas 6. Refleksi Keberagaman Peserta Didik

1. Instruksi

1. Jawab pertanyaan berikut untuk melakukan refleksi:

Setelah Anda mempelajari topik tentang Keberagaman Peserta Didik, apa yang harus anda persiapkan untuk dapat memenuhi seluruh kebutuhan pembelajaran peserta didik di kelas anda tanpa terkecuali?

2. Posting jawaban Anda di salah satu media sosial: twitter, instagram, atau facebook dilengkapi dengan teks berikut: #GBBInklusif #PendidikanInklusif

3. Dapatkan minimal 2 komentar di post media sosial Anda

4. Screenshoot (tangkap layar) post tersebut yang dilengkapi dengan komentar-komentarnya

Contoh:

 

5. Unggah screenshoot tersebut dengan klik tombol choose file bawah ini kemudian klik tombol upload

6. Klik tombol di kanan bawah, untuk mengirim hasil unggaha

Aktivitas 1. Stimulus Pembelajaran

Tahap 1 – Bimtek (Angkatan 5)  Pembelajaran Hari Keempat  Aktivitas 1. Stimulus Pembelajaran

IN PROGRESS

Anda tentu tidak asing dengan penyebutan Pendidikan Inklusif. Apakah Anda tahu apa itu Pendidikan Inklusif? Apakah Pendidikan Inklusif memiliki landasan yang kuat dalam penerapannya? Apakah sekolah penyelenggara pendidikan inklusif memang benar-benar diperlukan? Mari kita cari tahu tentang hal tersebut dalam materi Konsep Dasar Pendidikan Inklusif. Tetapi sebelum itu, mari kita saksikan video berikut:

Jika sudah silakan menuju aktivitas berikutnya

Aktivitas 2. Pengantar Sapaan – Konsep Dasar Pendidikan Inklusif

Tahap 1 – Bimtek (Angkatan 5)  Pembelajaran Hari Keempat  Aktivitas 2. Pengantar Sapaan – Konsep Dasar Pendidikan Inklusif

IN PROGRESS

Setelah anda menyaksikan video tersebut, apa yang anda rasakan jika hal tersebut terjadi pada anak, saudara, atau bahkan Anda sendiri? Apakah Anda akan merasa baik-baik saja dengan kondisi itu? Ataukah harus ada solusi dari yang dialami oleh peserta didik berkebutuhan khusus tersebut? Mari kita cari tahu bersama dengan mempelajari materi tentang Konsep Dasar Pendidikan Inklusif.

Silakan menuju aktivitas berikutnya

Aktivitas 3. Pengantar Alur Pembelajaran – Konsep Dasar Pendidikan Inklusif

Tahap 1 – Bimtek (Angkatan 5)  Pembelajaran Hari Keempat  Aktivitas 3. Pengantar Alur Pembelajaran – Konsep Dasar Pendidikan Inklusif

IN PROGRESS

Kegiatan pada topik Konsep Dasar Pendidikan Inklusif ini, Anda diminta melakukan serangkaian kegiatan yang akan membantu Anda dalam memahami hakikat pendidikan inklusif, sekolah ramah anak, dan mekanisme layanan PDBK di sekolah penyelnggara pendidikan inklusif. Kegiatan pada topik ini penting bagi Anda, karena akan menjadi dasar bagi Anda dalam memahami konsep materi selanjutnya yang lebih mendalam tentang pendidikan inklusif.

Untuk lebih memahami materi yang akan Anda pelajari pada topik ini, Anda diharapkan dapat mempelajari setiap tahapan dengan seksama. Sehingga, dalam kegiatan tersebut terjadi transfer pengetahuan yang akan memperkaya pemahaman Anda terkait dengan hakikat pendidikan inklusif, sekolah ramah anak, dan mekanisme layanan PDBK di sekolah inklusif.

Alur kegiatan setiap topik digambarkan melalui diagram berikut:

 

Silakan menuju ke aktivitas berikutnya

Aktivitas 4. Hakikat Pendidikan Inklusif

Tahap 1 – Bimtek (Angkatan 5)  Pembelajaran Hari Keempat  Aktivitas 4. Hakikat Pendidikan Inklusif

IN PROGRESS

Pendidikan inklusif merupakan pendekatan untuk mengubah sistem pendidikan agar dapat mengakomodasi peserta didik yang sangat beragam. Tujuannya, agar guru maupun peserta didik merasa nyaman dengan adanya perbedaan dan memandangnya sebagai tantangan dan pengayaan dalam lingkungan belajar, dan bukan menganggapnya sebagai masalah. Sekolah penyelenggara pendidikan inklusif menyediakan program pendidikan yang layak, menantang, tetapi sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan setiap peserta didik maupun bantuan dan dukungan yang dapat diberikan oleh para guru agar peserta didik berhasil. Lebih dari itu, sekolah penyelenggara pendidikan inklusif juga merupakan tempat setiap anak dapat diterima, menjadi bagian dari kelas tersebut, dan saling membantu dengan guru dan teman sebayanya, maupun anggota masyarakat lainnya agar kebutuhan individunya terpenuhi.

     

   

     

Untuk lebih memahami tentang Hakikat Pendidikan Inklusif, silakan mari unduh dan pelajari materi berikut, klik tombol di bawah ini

Unduh Materi

Sekolah inklusif dipandang sebagai proses yang diarahkan dan merespon adanya kebutuhan peserta didik yang beragam dengan cara meningkatkan partisipasi dalam belajar, kegiatan budaya dan komunitas, dan mengurangi eksklusi dalam pendidikan. Menurut Anda, mengapa keberadaan sekolah inklusif menjadi penting dalam mewadahi peserta didik berkebutuhan khusus?

Tuliskan minimal 150 kata

Klik tombol di kanan bawah, untuk mengirim jawaban

 

This response will be awarded full points automatically, but it can be reviewed and adjusted after submission.

Aktivitas 5. Sekolah Ramah Anak

Tahap 1 – Bimtek (Angkatan 5)  Pembelajaran Hari Keempat  Aktivitas 5. Sekolah Ramah Anak

IN PROGRESS

Konsep Sekolah Ramah Anak didefinisikan sebagai program untuk mewujudkan kondisi aman, bersih, sehat, peduli, dan berbudaya lingkungan hidup, yang mampu menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak dari kekerasan, diskriminasi, dan perlakuan salah lainnya, selama anak berada di satuan pendidikan, serta mendukung partisipasi anak  terutama dalam perencanaan, kebijakan, pembelajaran dan pengawasan. Prinsip utama sekolah ramah anak adalah bahwa anak mempunyai hak untuk dapat hidup tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

 

 

 

   

Untuk lebih memahami tentang Sekolah Ramah Anak, silakan unduh dan pelajari materi berikut:

Klik tombol di bawah ini

Unduh Materi

1. Sekolah Ramah Anak adalah satuan pendidikan yang mampu menjamin, memenuhi, menghargai hak-hak anak,dan perlindungan anak dari kekerasan, diskriminasi, dan perlakuan salah lainnya serta mendukung partisipasi anak terutama dalam perencanaan, kebijakan, pembelajaran, dan mekanisme pengaduan. Menurut Anda, bagaimana hubungan sekolah ramah anak dengan sekolah inklusif?


Tuliskan minimal 150 kata

Klik tombol di kanan bawah, untuk mengirim jawaban

 

o  

This response will be awarded full points automatically, but it can be reviewed and adjusted after submission.

Grading can be reviewed and adjusted.

Aktivitas 6. Mekanisme Layanan PDBK

Tahap 1 – Bimtek (Angkatan 5)  Pembelajaran Hari Kelima Bagian 1  Aktivitas 6. Mekanisme Layanan PDBK

IN PROGRESS

Layanan pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus dapat dilakukan dengan mengimplementasikan sistem pendidikan inklusif. Saat ini Pemerintah telah mengakomodasi penyelenggaraan pendidikan inklusif dengan menerbitkan Permendiknas Nomor 70 Tahun 2009 tentang pendidikan inklusif bagi peserta didik yang memiliki kelainan dan memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa. Kedudukan peserta didik berkebutuhan khusus juga dikuatkan dengan Undang-Undang nomor 8 tahun 2016 tentang penyandang disabilitas.  Penerimaan peserta didik berkebutuhan khusus seyogyanya melibatkan berbagai unit terkait, antara lain orang tua peserta didik, sekolah, rumah sakit atau puskesmas, dan dinas pendidikan setempat.

      

Untuk lebih memahami tentang Mekanisme Layanan PDBK, silakan unduh dan pelajari materi berikut, klik tombol di bawah ini

Unduh Materi

Aktivitas 7. Penilaian Konsep Dasar Pendidikan Inklusif

Tahap 1 – Bimtek (Angkatan 5)  Pembelajaran Hari Kelima Bagian 1  Aktivitas 7. Penilaian Konsep Dasar Pendidikan Inklusif

Setelah Anda mempelajari materi tentang Konsep Dasar Pendidikan Inklusif, untuk mengetahui pemahaman Anda jawablah pertanyaan berikut:

Petunjuk:

Jawablah pertanyaan berikut dengan memilih jawaban yang paling tepat!


Klik tombol di kanan bawah untuk menuju pertanyaan berikutnya, dan

pada pertanyaan terakhir klik tombol di kanan bawah untuk mengirim jawaban.


1. Sebuah desain harus dapat mengakomodir beragam pilihan kenyamanan dan kebutuhan dalam penggunaannya. Hal tersebut merupakan prinsip desain universal pengembangan aksesibilitas sarana dan prasarana dalam layanan Pendidikan inklusif yang ramah anak, yaitu…

o Prinsip toleransi untuk kesalahan

o Prinsip informasi penggunaan yang jelas

o Prinsip dapat digunakan oleh semua orang

o Prinsip mudah digunakan

o Prinsip fleksibel dalam penggunaannya

Correct

2. Pendidikan yang tidak sekedar memindahkan atau menempatkan penyandang disabilitas di sekolah regular, tetapi anak berkebutuhan khusus harus diterima di sekolah tanpa syarat dan program sekolah harus menyesuaikan kebutuhan anak merupakan pengertian dari pendidikan…

o Integrasi

o Khusus

o Segregasi

o Inklusif

o Reguler

Correct

3. Pelaksanaan proses belajar mengajar di kelas secara umum sama dengan  kegiatan proses belajar mengajar pada kelas reguler. Selain terdapat peserta didik reguler terdapat pula Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK). Di samping menerapkan prinsip-prinsip umum dalam mengelola proses belajar mengajar, guru harus memperhatikan prinsip-prinsip khusus yang sesuai dengan kebutuhan PDBK. Pernyataan tersebut merupakan definisi penempatan peserta didik berkebutuhan khusus di…

o Kelas reguler dengan cluster

o Kelas khusus penuh

o Kelas reguler (inklusi penuh)

o Kelas khusus dengan berbagai pengintegrasian

o Kelas reguler dengan cluster dan pull out

Correct

4. Proses menemukenali peserta didik sebelum yang bersangkutan mengikuti pembelajaran. Merupakan pengertian dari…

o Referal

o Identifikasi

o Screening

o Asesmen

o Klasifikasi

Correct

5. Penataan ruang kelas harus memungkinkan anak untuk bergerak, berinteraksi, berdiskusi, dapat mengakses alat bahan secara mandiri sesuai dengan kebutuhannya. Hal tersebut merupakan prinsip penataan ruang inklusif, yaitu…

o Prinsip berpusat pada anak (Child Centered)

o Prinsip learning centers (pembagian Zona)

o Prinsip daya guna

o Prinsip estetis

o Prinsip menarik dan Menantang

Correct

Aktivitas 1. Pendahuluan – Sistem Layanan Pembelajaran

Tahap 1 – Bimtek (Angkatan 5)  Pembelajaran Hari Kelima Bagian 2  Aktivitas 1. Pendahuluan – Sistem Layanan Pembelajaran

IN PROGRESS

Pernahkah Anda merasa ada sesuatu hal yang berbeda dari sikap atau tingkah laku peserta didik anda?  Misal,sikapnya dalam kelas atau hasil belajar peserta didik yang tidak seperti peserta didik kebanyakan. Hal tersebut mungkin membuat anda penasaran dan bertanya ada apa dengan peserta didik ini? Peristiwa ini boleh disebut identifikasi. Lalu apa itu identifikasi? Secara garis besar, identifikasi adalah menemukenali keberadaan peserta didik berkebutuhan khusus.

Cukupkah guru hanya menemukenali, menandai peserta didiknya yang berbeda dari peserta didik yang lain? Tentu saja jawabannya tidak, guru dituntut untuk memberikan layanan terhadap peserta didik tanpa mendiskriminasikan. Lalu apa yang harus guru lakukan setelah melakukan identifikasi sebelum menentukan program bagi peserta didik berkebutuhan khusus? Langkah selanjutnya adalah guru harus melakukan asesmen dan planning matrix. Apa itu asesmen, apa itu planning matrix?

Selanjutnya untuk data hasil asesmen yang dipetakan dalam planning matrik dapat dimanfaatkan untuk apa? Anda pasti harus menyiapkan kegiatan belajar mengajar melalui perencanan pelaksanan pembelajaran (RPP) bagi kelas dengan melakukan analisis kurikulum 2013 atau yang diberlakukan tahap selanjutnya adalah  bagaimana mengakomodir atau akomodasi kurikulum bagi peserta didik berkebutuhan khusus (PDBK)? Selanjutnya tentu harus disiapkan perencanaan pembelajaran individual (PPI) bagi PDBK, apa hakikat atau konsep  PPI bagi pelayanan PDBK dalam pembelajaran?

Sebelum mempelajari materi Identifikasi, Asesmen dan Planning Matrix, Akomodasi Kurikulum dan PPI mari kita saksikan bersama video berikut ini:

Setelah Anda menyaksikan video tersebut. Dalam pikiran Anda akan lebih jelas bahwa bagaimana Anda dapat melakukan identifikasi, asesmen dan planning matrix, akomodasi kurikulum dan PPI.


Aktivitas 2 Pengantar Alur Pembelajaran – Sistem Layanan Pembelajaran

Tahap 1 – Bimtek (Angkatan 5)  Pembelajaran Hari Keenam  Aktivitas 2 Pengantar Alur Pembelajaran – Sistem Layanan Pembelajaran

IN PROGRESS

Untuk lebih memahami materi yang akan Anda pelajari pada topik ini, Anda dapat mempelajari setiap tahapan dengan seksama. Sehingga, dalam kegiatan tersebut terjadi transfer pengetahuan yang akan memperkaya pemahaman Anda terkait dengan identifikasi, asesmen dan planning matrik, akomodasi kurikulum dan PPI bagi peserta didik di sekolah inklusif.

Alur kegiatan setiap topik digambarkan melalui diagram berikut:

 

Silakan menuju ke aktivitas berikutnya

Aktivitas 3 Identifikasi

Tahap 1 – Bimtek (Angkatan 5)  Pembelajaran Hari Keenam  Aktivitas 3 Identifikasi

IN PROGRESS

  

Istilah identifikasi erat hubungannya dengan kata mengenali, menandai, dan menemukan. Kegiatan mengidentifikasi adalah kegiatan untuk mengenal dan menandai sesuatu. Dalam pendidikan khusus, identifikasi merupakan langkah awal yang sangat penting untuk menandai anak-anak yang mengalami kebutuhan khusus. 

Menemukan dan mengenali anak-anak berkebutuhan khusus sudah barang tentu membutuhkan perhatian serius. Ada anak-anak yang dengan mudah dapat dikenali sebagai anak berkebutuhan khusus, tetapi ada juga yang membutuhkan pendekatan dan peralatan khusus untuk menentukan, bahwa anak tersebut tergolong anak berkebutuhan khusus. Anak-anak yang mengalami gangguan/hambatan fisik misalnya, dapat dikenali dengan keberadaan fisiknya, sebaliknya untuk anak-anak yang mengalami hambatan dalam segi intelektual maupun emosional memerlukan instrumen dan alasan yang rasional untuk dapat menentukan keberadaannya.  Untuk lebih memahami tentang “Identifikasi”, mari unduh dan pelajari materi berikut:

Aktivitas 4 Asesmen dan Planning Matrix

Tahap 1 – Bimtek (Angkatan 5)  Pembelajaran Hari Ketujuh  Aktivitas 4 Asesmen dan Planning Matrix

IN PROGRESS

         

Asesmen sering didefinisikan dengan berbagai macam cara, tergantung dari sudut pandang yang digunakan. Ada definisi yang menyatakan bahwa asesmen adalah suatu proses pengumpulan informasi tentang seorang anak, untuk selanjutnya informasi tersebut digunakan untuk membuat keputusan bagi anak tersebut. Asesmen dipergunakan sebagai dasar pembuatan program bagi peserta didik. Namun sebelum pembuatan program bagi peserta didik dituangkan dahulu dalam planning matrix untuk mengetahui baseline peserta didik. Planning matrix merupakan simpulan dari hasil asesmen. Planning matrix adalah mapping deskripsi tentang kondisi ABK secara individu yang menggambarkan tentang kondisi aktual hambatan karakteristiknya, dampak, strategi layanan dan media yang diperlukan dalam intervensi.


Untuk lebih memahami tentang “asesmen dan planning matrix”, mari unduh dan pelajari materi berikut, klik tombol di bawah ini

Unduh Materi

Setelah mempelajari materi, silakan menuju aktivitas berikutnya

Aktivitas 5 Akomodasi Kurikulum

Tahap 1 – Bimtek (Angkatan 5)  Pembelajaran Hari Ketujuh  Aktivitas 5 Akomodasi Kurikulum

IN PROGRESS

Pengembangan kurikulum dalam bentuk akomodasi kurikulum merupakan program pembelajaran bagi PDBK dapat dikatakan sebagai sebuah kebutuhan. Dikatakan sebagai sebuah kebutuhan dikarenakan pembelajaran bagi PDBK memiliki keunikan dibandingkan dengan pembelajaran dalam setting kelas peserta didik reguler. Ketika guru bagi PDBK melaksanakan pembelajaran, maka dalam praktiknya tidak cukup berpijak pada dokumen kurikulum yang disediakan secara standar nasional, misalnya hanya melihat KI-KD dan SKL, tetapi harus memanfaatkan hasil analisis asesmen. 

 

Hal ini dikarenakan PDBK memiliki keunikan individu atau dengan kata lain, PDBK di dalamnya rentan terhadap perbedaan individual. Oleh karena itu, guru bagi PDBK harus memiliki keterampilan dalam melaksanakan pengembangan kurikulum. Paparan di bawah menguraikan konsep dasar yang harus dipahami guru dalam mengembangkan kurikulum bagi PDBK. Menurut Abdullah Idi (2007 dalam Yulianti, 2010),  prinsip-prinsip pengembangan terdiri dari; relevansi, fleksibilitas, kontinuitas, efektivitas, efisiensi, prinsip berorientasi tujuan, prinsip model perkembangan kurikulum, prinsip keseimbangan, prinsip keterpaduan dan prinsip mutu. model pengembangan kurikulum untuk PDBK, sebagai berikut : 1) Model Kurikulum Reguler Penuh; 2) Model Kurikulum Reguler dengan Modifikasi ; 3) Model Kurikulum PPI; 4) Model Adaptasi.

Pengembangan kurikulum model adaptasi dapat dikembangkan dengan cara duplikasi, modifikasi, subtitusi, dan omisi.

  

Selain keempat model adaptasi kurikulum di atas, terdapat dua model adaptasi kurikulum lainnya yaitu eskalasi dan adisi. Model eskalasi adalah upaya meningkatkan tujuan, isi, proses, dan penilaian untuk memenuhi kebutuhan peserta didik yang memiliki kapasitas intelektual di atas rata-rata. Model adisi adalah upaya untuk menambah pengalaman belajar peserta didik yang berkaitan dengan tujuan, isi, proses dan penilaian.

Silakan unduh dan pelajari materi berikut, klik tombol di bawah ini:

Unduh Materi

Setelah mempelajari materi, silakan klik tombol di kanan bawah untuk menuju aktivitas berikutnya

Aktivitas 6 Program Pembelajaran Individual (PPI)

Tahap 1 – Bimtek (Angkatan 5)  Pembelajaran Hari Kedelapan  Aktivitas 6 Program Pembelajaran Individual (PPI)

IN PROGRESS

Program Pembelajaran Individual dikenal dengan The Individualized Education Program (IEP) yang diprakarsai oleh SAMUEL GRIDLEY HOWE tahun 1971, yang merupakan salah satu bentuk layanan pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus (PDBK). Bentuk pembelajaran ini sudah diperkenalkan di Indonesia sejak tahun 1992, yang merupakan satu rancangan pembelajaran bagi peserta didik berkebutuhan khusus (PDBK) agar mereka mendapatkan pelayanan sesuai kebutuhannya dengan lebih memfokuskan pada kemampuan dan kelemahan kompetensi peserta didik berkebutuhan khusus (PDBK). MERCER and MERCER (1989) mengemukakan bahwa “program pembelajaran individual menunjuk pada suatu program pembelajaran dimana peserta didik berkebutuhan khusus (PDBK) bekerja dengan tugas-tugas yang sesuai dengan kondisi dan motivasinya”. Hal ini disebabkan karena perbedaan antara individu pada peserta didik berkebutuhan khusus (PDBK) sangat beragam, sehingga layanan pendidikannya lebih diarahkan pada layanan yang bersifat individual, walaupun demikian layanan yang bersifat klasikal dalam batas tertentu masih diperlukan.

 

Program Pembelajaran Individual harus merupakan program yang dinamis, artinya sensitif terhadap berbagai perubahan dan kemajuan peserta didik berkebutuhan khusus (PDBK), yang diarahkan pada hasil akhir yaitu kemandirian yang sangat berguna bagi kehidupannya, mampu berperilaku sesuai dengan lingkungannya atau berperilaku adaptif.

Perlu dipahami, PPI merupakan fungsi mata rantai terpadu antara asesmen dan pengajaran; jadi pengembangan PPI tergantung pada pengumpulan data asesmen. PPI memberi tekanan pada keterbatasan minimal, kesesuaian penempatan dan garis besar program pengajaran. Untuk itu PPI harus dievaluasi kemudian ditulis ulang dalam jangka waktu satu tahun, sepanjang layanan masih dibutuhkan. Secara garis besar komponen Program Pembelajaran Individual meliputi:

a) Deskripsi tingkat kemampuan saat ini (performance level) adalah kemampuan yang diketahui setelah dilakukannya asesmen, sehingga guru kelas dapat mengetahui kekuatan, kelemahan, dan kebutuhan pembelajaran PDBK yang bersangkutan. Informasi ini umumnya berkaitan dengan kemampuan akademik, pola perilaku khusus, keterampilan menolong diri, bakat vokasional, dan kemampuan berkomunikasi. b) Sasaran program tahunan atau tujuan pengajaran tahunan (long range or annual goals) merupakan kunci pembelajaran karena dapat memperkirakan program jangka panjang selama kegiatan sekolah dan dapat dipecah-pecah menjadi beberapa sasaran. Kerjasama antara guru dan orangtua perlu dilakukan sehingga tujuan pembelajaran lebih realistis.

Merumuskan tujuan PPI harus memperhatikan empat kriteria yaitu: 1) dapat diukur -> pernyataan harus menggunakan kata kerja operasional (menyebutkan , menjelaskan, mendefinisikan,mengidentifikasi, menulis) dan tidak menimbulkan penafsiran ganda (memahami, mengetahui, mengerti); 2) positif -> tujuan itu harus membawa perubahan ke arah positif (misal “PDBK dapat merespon waktu dengan tepat” bukan “PDBK dapat bertahan menutup mulut”; 3) orientasi pada PDBK > merumuskan apa yang dipelajari bukan apa yang PDBK pikirkan (misal: siswa dapat menanggapi secara lisan pertanyaan dengan dua-tiga prase); 4) relevan -> sesuai dengan kebutuhan individu. c) Sasaran belajar jangka pendek (short term objectives) Sasaran belajar jangka pendek atau tujuan jangka pendek harus dikonsep dan dikembangkan melalui analisis tugas, dipakai sebagai acuan dalam proses pembelajaran guna mencapai kemampuan yang lebih spesifik. Sasaran belajar ini harus dapat diamati, dapat diukur, berpusat pada PDBK, positif, dan hendaknya mencerminkan pengajaran antara tingkat kecakapan dan tujuan akhir. Tujuan khusus mempunyai beberapa komponen yaitu ABCD (Audience – Behavior – Condition – Degree). 4) Deskripsi pelayanan (description of services) meliputi: guru yang mengajar, isi program pengajaran dan kegiatan pembelajaran,  alat yang dipergunakan. 5) Tanggal pelayanan (dates of service) dalam PPI harus terdapat tanggal kapan pengajaran mulai dilaksanakan dan antisipasi lamanya pelayanan. 6) Penilaian (evaluation) yaitu menilai keberhasilan PDBK dalam mencapai tujuan jangka pendek yang telah ditetapkan.

 

Silakan unduh materi berikut:

Modul_PPI

Unduh

Jika sudah silakan kerjakan kuis berikut

1. Bagaimana cara anda melakukan identifikasi terhadap peserta didik yang anda rasakan berbeda dengan peserta didik lainnya?

Tuliskan minimal 150 kata

o  

This response will be awarded full points automatically, but it can be reviewed and adjusted after submission.

2. Grading can be reviewed and adjusted.

3. Kapan asesmen dan planing matrix dapat dilaksanakan? Jelaskan!

Tuliskan minimal 150 kata

o  

This response will be awarded full points automatically, but it can be reviewed and adjusted after submission.

4. Grading can be reviewed and adjusted.

5. Mengapa pengembangan kurikulum dalam bentuk akomodasi kurikulum merupakan program pembelajaran bagi PDBK sebagai sebuah kebutuhan ?

Tuliskan minimal 150 kata


o  

This response will be awarded full points automatically, but it can be reviewed and adjusted after submission.

6. Grading can be reviewed and adjusted.

7. Jelaskan peran guru kelas atau guru mata pelajaran (mapel) dalam penyusunan PPI!

Tuliskan minimal 150 kata


o  

This response will be awarded full points automatically, but it can be reviewed and adjusted after submission.

8. Grading can be reviewed and adjusted.

9. Alat identifikasi diperlukan untuk menentukan aspek apa saja yang menjadi fokus perhatian ketika melakukan proses identikasi. Di antara aspek yang penting untuk digali saat identifikasi anak yang memerlukan layanan pendidikan khusus adalah:

o riwayat kesehatan anak; informasi atau data orangtua/wali anak; dan informasi profil hambatan anak.

o riwayat perkembangan anak; informasi atau data orangtua/wali anak; dan informasi profil hambatan anak.

o riwayat perkembangan anak; informasi atau data kesehatan orangtua/wali anak; dan informasi profil hambatan anak.

o Riwayat kesehatan anak: informasi atau data orangtua/wali anak; dan informasi kemampuan anak.

o riwayat perkembangan anak; informasi atau data orangtua/wali anak; dan informasi profil kesehatan anak.

Correct

10. Manakah pernyataan di bawah ini yang paling tepat untuk menggambarkan makna identifikasi?

o Guru mulai merasakan ada yang berbeda dari salah satu peserta didik yang ada di sekolah atau di kelasnya.

o Guru mengetahui kelemahan dan kemampuan peserta didik berkebutuhan khusus.

o Guru membuat program bagi peseta didik berkebutuhan khusus.

o Guru memberikan perlakuan berbeda terhadap peserta didik yang mengalami perbedaan dengan peserta didik lainnya.

o Guru mengetahui karakter peserta didik berkebutuhan khusus.

Correct

11. Kemampuan  pengetahuan tentang berbagai jenis dan tingkat kelainan anak, diantaranya adalah kelainan fisik, mental, intelektual, sosial dan emosi. Diperlukan oleh guru untuk ….

o Menganalisa peserta didik

o Mengidentifikasi peserta didik

o Memberikan label terhadap peserta didik

o Mendiagnosa peserta didik

o Mengasesmen peserta didik

Correct

12. Salah satu tujuan  planning matrix adalah …

o Menemukenali dan menandai peserta didik.

o Memetakan kondisi aktual akademik maupun kekhususan ABK berdasarkan hasil asesmen yang telah dilakukan

o Membuat program bagi peserta didik berkebutuhan khusus

o Mencari perbedaan-perbedaan yang signifikan diantara peserta didik berkebutuhan khusus.

o Mengetahui perbedaan karakteristik peserta didik

Correct

13. PDBK yang tidak mampu beradaptasi di kelas regular karena kemampuan intelektualnya, dapat digunakan program….

o pembelajaran home schooling

o remedial teaching

o pembelajaran berkelompok

o Program pembelajaran individual (PPI)

o pembelajaran fleksibel

Correct

14. Modifikasi kurikulum yang mengacu langsung pada standar kompetensi lulusan (SKL), kompetensi inti (KI), kompetensi dasar (KD) dan indikator adalah….

o Materi

o Tujuan

o Proses

o Evaluasi

o Media pembelajaran

Correct

15. Penggantian kurikulum karena tidak mungkin dilakukan oleh siswa berkebutuhan pendidikan khusus, pengembangan kurikulum model adaptasi seperti ini adalah….

o Subsitusi

o Duplikasi

o Omisi

o Replikasi

o Modifikasi

Correct

16. Dibawah ini informasi berharga yang didapat dengan adanya keterlibatan orangtua dalam penyusunan PPI, yaitu ….

o Dukungan dan hambatan peserta didik

o Hambatan, ketidakmampuan dan masalah pada peserta didik

o Preferensi, kekuatan dan pendekatan yang tepat bagi peserta didik

o riwayat tumbuh kembang

o Lingkungan rumah dan keluarga dimana peserta didik tinggal

Correct

17. Kegiatan yang dilakukan setelah mengidentifikasi peserta didik sebagai dasar untuk membuat program  disebut kegiatan….

o asesmen

o identifikasi

o monitoring

o klasifikasi

o diagnosa

Correct

18. Orangtua Fina memiliki latar belakang pendidikan terbatas sehingga ketika diskusi dengan guru banyak hal-hal yang membingungkan mereka. Kondisi tersebut merupakan salah satu hambatan keterlibatan orangtua dalam penyusunan PPI, yaitu ….

o perkembangan bahasa

o Keterbatasan latar belakang pendidikan

o Kurangnya pemahaman terhadap budaya orangtua

o Masalah komunikasi dan memahami istilah-istilah pendidikan

o Keterbatasan logistik

Correct

Aktivitas 9 Refleksi Sistem Layanan Pembelajaran

Tahap 1 – Bimtek (Angkatan 5)  Pembelajaran Hari Kedelapan  Aktivitas 6 Program Pembelajaran Individual (PPI)  Aktivitas 9 Refleksi Sistem Layanan Pembelajaran

Yuk melakukan refleksi!

1. Instruksi

1. Jawab pertanyaan berikut untuk melakukan refleksi:

Setelah Anda mempelajari topik tentang Identifikasi, asesmen, planning matrix, akomodasi kurikulum dan Program Pembelajaran Individual apa hal yang harus anda persiapkan sehingga dapat memenuhi kebutuhan pembelajaran peserta didik tanpa terkecuali?

2. Posting jawaban Anda di salah satu media sosial: twitter, instagram, atau facebook, lengkapi post dengan teks tagar berikut: #GBBInklusif #PendidikanInklusif

3. Dapatkan minimal 2 komentar di post media sosial Anda

4. Screenshoot (tangkap layar) post tersebut yang dilengkapi dengan komentar-komentarnya.

Contoh:

 

5.

5. Unggah screenshoot tersebut dengan klik tombol choose file bawah ini kemudian klik tombol upload

6. Klik tombol di kanan bawah untuk mengirim hasil refleksi

1. Bagaimana cara anda melakukan identifikasi terhadap peserta didik yang anda rasakan berbeda dengan peserta didik lainnya?

Tuliskan minimal 150 kata

o  

This response will be awarded full points automatically, but it can be reviewed and adjusted after submission.

2. Grading can be reviewed and adjusted.

3. Kapan asesmen dan planing matrix dapat dilaksanakan? Jelaskan!

Tuliskan minimal 150 kata

o  

This response will be awarded full points automatically, but it can be reviewed and adjusted after submission.

4. Grading can be reviewed and adjusted.

5. Mengapa pengembangan kurikulum dalam bentuk akomodasi kurikulum merupakan program pembelajaran bagi PDBK sebagai sebuah kebutuhan ?

Tuliskan minimal 150 kata


o  

This response will be awarded full points automatically, but it can be reviewed and adjusted after submission.

6. Grading can be reviewed and adjusted.

7. Jelaskan peran guru kelas atau guru mata pelajaran (mapel) dalam penyusunan PPI!

Tuliskan minimal 150 kata


o  

This response will be awarded full points automatically, but it can be reviewed and adjusted after submission.

8. Grading can be reviewed and adjusted.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar